Pengumpan:
Tulisan
Komentar

Ketulusan Sepasang Penjahat!!

Sampai saat ini aku masih merasakan indah dan nikmatnya cinta. Meskipun semua ini sangat sulit bagi orang lain untuk menyebutnya sebagai “cinta”, tapi antara aku dan dia telah mengenal ini semua dengan nama “Sebenarnya Cinta”. Semua boleh tertawa mendengar semua ini, semua boleh heran mendapat berita ini.

Aku dan dia menjalin hubungan diantara hubungan yang sedang berjalan diantara kami. Sulit dimengerti bukan? Dia dan aku sama-sama sudah mempunyai pasangan, maksudnya pacar. Dan karena sebuah kesalah fahaman, kita berdua terikat dalam sebuah hubungan, hubungan yang kita sebut sebagai cinta. Memang sebelum semua ini terjadi, kita berdua sudah cukup dekat sebagai teman. Sampai pada satu waktu ada sebuah kesalah fahaman yang membuatnya berfikir bahwa aku telah sengaja menyakiti hatinya sehingga keadaan itu memaksaku untuk mengeluarkan semua yang ada di hatiku. Termasuk kata CINTA juga ikut terucap dari bibirku. Awalnya, aku menyesal telah mengatakan kata-kata itu, karena aku tahu itu hanyalah sia-sia dan akan semakin menyakitkan baginya.

Dia memang cantik, pandai dan ramah. Tidak heran kalau banyak para kaum Adam yang ingin mendapatkan cinta darinya. Sementara aku, aku jauh sekali dari kata-kata pandai, cakep apalagi kaya. Aku sadar akan hal itu sepenuhnya, kesadaranku ini membuatku beranggapan bahwa aku tidak mungkin mendapatkan cintanya. Sehingga ketika kita dekat sebagai teman dekat, tak sedikitpun terlintas dalam pikiranku untuk menjalin hubungan dengannya, hubungan cinta. Karena kesadaran akan diriku, tak sedikitpun aku berharap dan mempunyai keninginan untuk dia suka dan cinta padaku.
Ternyata, tidak semua cinta itu berawal dari kepandaian, kecakepan dan kekayaan. Dia menjawab kata-kata cinta yang tak sengaja keluar melalui bibirku itu dengan kata yang tersusun dalam sebuah kalimat indah dan rapi yang mempunyai arti bahwa cintaku telah terbalas. Sekilas aku tidak bisa percaya dengan kata-katanya itu, tapi beberapa saat kemudian dia menyandarkan kepalanya ke bahuku seraya mengatakan bahwa dia tidak menginginkan perpisahan secepat ini. Betapa senang dan bahagia aku saat itu, mendengarnya mengatakan itu di hadapanku. Air mata sedih dan kecewa yang tadinya menggenang di mataku dan matanya, seketika berubah menjadi genangan air mata bahagia diantara kita berdua.

Saat ini dia telah menjadi kekasihku dan aku juga dianggapnya sebagai kekasih. Tapi, diantara kita masih ada mereka. Ya, mereka… Pacarku dan pacarnya. Saat aku dan dia memutuskan untuk bersama, saat kita mengambil pilihan untuk bersama, kita tahu bahwa kita sudah mempunyai kekasih masing-masing. Tapi entah mengapa, hal itu tidak menjadi masalah bagi kami untuk menyemaikan rasa cinta yang berada di hati kami. Sampai sekarang hubungan kita baik-baik saja dan kian hari kita semakin membuat orang lain iri dengan kemesraan yang tampak dari kita berdua.
Ada yang menyebut kita berdua sebagai Penjahat, lebih tepatnya Penjahat Cinta. Tapi walaupun begitu, aku tulus mencintainya dan aku juga yakin bahwa dia juga menyayangiku dengan tulus.

Apakah cintaku dengannya ini disebut sebagai cinta yang terlarang? Jika “YA”, apakah aku salah jika mencintai seseorang dan ternyata cintaku terbalas olehnya? Apakah rasa cinta merupakan suatu kesalahan?

Buat temen-temen yang mau gabung, tetep seperti biasanya. Boleh kok tinggalin komentar buat saya, katanya banyak temen, banyak rizki. Silahkan……

Bagaimana Jika Cinta Segitiga?

Perjuangkanlah cinta, karena cinta pantas untuk diperjuangkan! Sebuah kalimat yang dapat menambah semangat kita dalam upaya mengejar pujaan hati. Memang sih, cinta itu pantas untuk diperjuangkan, tidak terkecuali untuk cinta segi tiga. Hah? Cinta segi tiga? Ya betul. Kenapa cinta seperti itu juga harus diperjuangkan? Bukankah dengan begitu kita akan menjadi pihak ketiga yang sangat mengganggu dan merugikan?

Cinta adalah suatu perasaan yang timbul tanpa pemberitahuan terlebih dahulu. Dan satu hal yang perlu kita ketahui, bahwa cinta tak bisa dicegah dengan cara apapun. Bukan hanya dicegah, tetapi cinta juga tidak bisa dibuat dan dipaksa. Cinta buatan, ada. Tapi tidak akan tahan lama, karena sebenarnya cinta buatan hanyalah mempengaruhi perasaan seseorang saja yang dengan sendirinya juga akan berubah atau hilang sesuai perkembangan dirinya sendiri. Tapi, apakah perjuangan yang berlangsung di dalam sebuah cinta segi tiga juga akan berhasil? Rasanya nggak mungkin deh.
Eeits, jangan salah. Tidak ada usaha yang tidak membuahkan hasil jika dilakukan dengan sepenuh hati. Masa’ sih? Iya bener kok, memang sih kita suka jengkel atau yaah,ngerasa gimana gitu kalo seseorang yang sedang singgah di hati kita sudah dimiliki oleh orang lain. Tapi jangan berkecil hati, nggak ada yang melarang kok untuk berusaha merebut hati sang pujaan yang telah bersama orang lain, asalkan mereka belum ada ikatan secara resmi loh, bahasa kerennya “menikah” gitu… tapi kalau hal ini kita lakukan, kita cuman dianggap sebagai perusak hubungan atau penjahat cinta. Trus cara lain gimana dong? Ya nggak ada, ini adalah cara satu-satunya. Emangnya kita mau gimana lagi? Udah nggak ada cara lain lagi kan, selain memperjuangkan cinta di dalam sebuah cinta itu? Kalau kita mau nunggu mereka putus, kelamaan.

Tidak ada yang bisa memastikan kalau di antara mereka ada cinta yang saling terbalas. Kenyataannya masih banyak pasangan yang menjalin hubungan, maksudnya pacaran, tapi ternyata cintanya bertepuk sebelah tangan. Dari pihak cewek mau nerima cinta cowoknya Cuma karena alasan kasihan, nggak mau nyakitin hatinya, daripada nggak punya dan masih banyak lagi. Sehingga kalau kita memang mempunyai perasaan cinta terhadap seseorang, perjuangin aja.  Satu hal yang perlu diingat baik-baik, sebaiknya orang yang mau kita kejar bukanlah pacar teman dekat kita, jangan sampai usaha kita yang belum tentu berhasil ini membuat hubungan kita dengan teman dekat kita menjadi morak-marik.

Kalau memang kita serius dan yakin dengan keputusan kita ini, siapa tahu ternyata dia juga menyimpan perasaan kepada kita. Dengan begini kita akan membuatnya seneng, tapi juga akan membuat orang lain menjadi sedih. Hal seperti ini boleh dilakukan, asalkan sebelumnya kita memikirkan dengan matang betul. Sebelum menjalankan keputusan kita yang seperti ini, niat kita harus dilandasi rasa yang tulus untuk menjalin hubungan dengannya. Jangan berdasar pada niat-niat yang kurang baik, misalnya hanya untuk sekedar merusak hubungan orang lain, menunjukkan kepada orang lain bahwa kita hebat karena bisa merebut pacar orang lain dan niat untuk balas dendam dengan orang lain yang pernah menyakiti kita. Tidak perlu kita membalasnya, pasti juga akan ada hukuman untuknya kok.

Eh, terus kalau niat kayak gini dijalanin apa ada hukumannya ya? Kalau niat kita benar-benar tulus, kemungkinan besar tidak akan ada hukuman, karena kita juga tahu bahwa perasaan cinta kita padanya yang memang membuat kita melakukan semua ini bukanlah keinginan kita. Perasaan ini datang dengan sendirinya tanpa diminta dan diberikan oleh siapapun. Dan yang jelas, perasaan ini bukan perasaan buatan belaka.

Nah, gimana? Semoga bermanfaat.
Buat temen-temen yang pengen gabung, dipersilakan,

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.